Sytem Volume Information ?

System Restore bukan fitur baru dalam Windows @. Bukan juga fitur yang sangat lama. System Restore sudah mulai diperkenalkan sejak Windows Me diluncurkan. System Restore memungkinkan seorang adiministrator untuk mengembalikan system pada kondisi sebelumnya tanpa kehilangan data personal. Tindakan ini biasanya dilakukan bila perubahan yang diberikan/terjadi pada sistem membuat sistem menjadi tidak stabil atau menjadi tidak sebagaimana mestinya. System restore memperhatikan setiap perubahanyang terjadi pada system. Dan selalu memberikan tanda pada saat perubahan terjadi. Sehingga Anda dapat mengetahui kapan saja perubahan pada sistem Anda terjadi. Selain mencatat perubahan sistem, system restore juga melakukan pencatatan sendiri yang dinamakan restore checkpoint. Restore checkpoint adalah titik di mana pemeriksaan dilakukan oleh komputer. Atau dapat juga dikatakan titik waktu di mana komputer melakukan capture terhadap system. Anda dapat mengembalikan kondisi system pada kondisi-kondisi sebelumnya di mana komputer memiliki catatannya. Catatan dilakukan sampai tingkat ketelitian detik. Restore point juga dapat Anda lakukan secara manual dengan dilengkapi keterangan tersendiri. Apa hubungan dengan Sytem Volume Information ? tentu saja Sytem Volume Information  merupakan lokasi penyimpanan cadangan dari system restore itu sendiri

System restore tidak hanya melakukan restorasi terhadap partisi harddisk yang digunakan untuk operating system saja, melainkan semua partisi harddisk. Sebab biasa saja Anda menginstal sebuah program pada partisi yang berbeda dengan letak operating system Anda. Pembahasan selanjutnya mengenai System Restore hanya akan terbatas pada Windows @ saja.

Aktivasi System Restore
Bagaimana mengaktifkan system restore? Sebenarnya secara standar, system restore akan aktif dengan otomatis, segera setelah
Windows berhasil diinstal. Aktifnya system restore membutuhkan minimal 200 MB pada setiap partisi. Jika ruang yang ada tidak mencukupi, maka secara otomatis pula system restore akan dinonaktifkan, sampai kapasitas ruang kembali mencukupi.

Bagaimana bila ingin mengontrol (mengaktifkan atau mematikan) system restore?

Proses kontrol ini dapat dilakukan secara manual, bila Anda inginkan. Caranya ikuti langkah berikut:
1. Klik kanan pada My Computer, lalu pilih
Properties.
2. Pada jendela Properties, pilih halaman System Restore.
3. Pada halaman ini, Anda dapat mematikan semua system restore pada partisi dengan memberikan tanda centang () pada opsi

Turn off system restore on all drives (di bagian paling atas). Atau secara manual mematikan system restore satu per satu pada masing-masing partisi. Caranya:
a. Pilih partisi yang ada di kolom Available
drives. Lalu tekan tombol Settings di
sebelah kanan (Gambar 1).
b. Kemudian berikan tanda centang ()
pada opsi turn off System Resore on this
drive.
c. Sebagai catatan: pada partisi di mana Windows diinstal hal ini tidak dapat dilakukan. Satu-satunya cara mematikan partisi ini adalah dengan mengikuti langkah ketiga di mana system restore pada semua partisi ikut dimatikan.
Dapatkah kapasitas system restore dikecilkan?
Dikecilkan tidak mungkin. Namun bisa diperpesar tergantung pada besar harddisk yang digunakan. Maksimal sampai 12% kapasitas

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s